Go to the main menu Skip to content
Public enterprise working for the happiness of all through tourism, JTO
HOME > Cerita tentang Jeju > Samda-do

Samda-do

SAMDA-DO

Karena Jeju terkenal dengan 3 hal yang berlimpah: angin, batu dan perempuan, sering disebut Samda-do, sebuah panggilan yang digunakan pada jaman dahulu. Karena letaknya yang dikelilingi air dari semua sisi, mengakibatkan banyak angin bertiup. Setiap rumah memiliki tumpukan batu disebut 'Doldam' yang memiliki lubang-lubang di dalamnya sehingga angina kencang dapat melewatinya dengan mudah. Semua batu di Jeju terbentuk dari muntahan gunung berapi Gn. Halla. Alasan mengapa lebih banyak perempuan dibanding laki-laki adalah karena laki-laki dahulu pergi ke laut untuk menangkap ikan dan mereka sering terperangkap angin topan dsb. sehingga tidak dapat kembali ke rumah. Masyarakat asli Pulau Jeju harus berhadapan dengan lingkungan alam yang keras.

Angin Batu Wanita
  • Angin
  • Angin

    Pulau Jeju memiliki banyak angin karena lokasi geografisnya. Efek dari angin ini merupakan bukti dari segala aspek dari kehidupan mereka termasuk penggunaan batu. Contohnya adalah rumah tradisional jerami Pulau Jeju, yang dibangun dibelakang pagar yang terbuat dari batu dan padang yang dikelilingi oleh pagar batu. Dan juga, jumlah penamaan angin-angin tersebut seperti angin Haneui, angin Nophaneui, angin Sat, Maparam, Dongmapram, dsb. Sebagai tambahan, Jeju bahkan memiliki pepatah yang mengajarkan kebijaksanaan dalam hidup melalui perumpamaan angin.